Media NU Jakarta Barat
Indeks
banner 728x250

PCNU Jakbar Selenggarakan PD-PKPNU Angkatan Ke-5 Tahun 2026

Sudarmoyo H Soewarto
Jajaran pengurus PCNU Jakarta Barat bersama dengan Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH Muhyidin Ishaq, Ketua PWNU DKI Jakarta KH. Samsul Ma'arif, Rais Syuriyah PCNU Jakarta Barat Gus Ayus, Ketua PCNU Jakarta Barat H Agus Salim, dan jajaran pengurus PWNU dan PCNU Jakarta Barat (Dok PCNU Jakbar)
Bagikan ke teman :

Jakarta, nujakbar

Jakarta, 26 Juni 2026 bertempat di aula Masjid Raya Hasyim Asy’ari Jakarta Barat Pengurus PCNU Jakarta Barat menyelenggarakan Pendidikan Dasar Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) angkatan ke-5  yang diikuti 143  peserta. Pendidikan kader dalam suatu organisasi amat penting dilaksanakan dengan tujuan untuk menciptakan pemimpin dan anggota yang berkualitas, loyal, militan, dan kompeten dalam melanjutkn perjuangan organisasi di masa depan, serta memastikan keselarasan visi dan ideologi dengan menanamkan nilai-nilai organisasi dan mengembangkan keterampiilan dan keahlian anggota. Proses pendidikan ini juga bertujuan untuk membangun karakter, keakraban, dan rasa saling menghargai antar anggota untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif.

banner 400x130

Dalam arahanya, Ketua PWNU DKI Jakarta Kiai Samsul Ma’arif menyampaikan bahwa:

“PD-PKPNU dihadirkan untuk regenarasi” ujarnya.

Regenerasi dalam organisasi adalah proses perpindahan tongkat estafet kepemimpinan dan tanggung jawab dari generasi senior kepada generasi yang lebih muda. Ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan upaya kaderisasi untuk menjamin keberlanjutan organisasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“kenapa harus ada kader dalam organisasi? Menurutnya tidak ada organisasi yang kuat kecuali adanya kader. Kader adalah orang yang khusus dilatih secara khusus dan diberikan tanggung jawab yang khusus. Dengan kata lain kader adalah orang yang diberikan beban. Kenapa diberikan beban? Agar kader tersebut bertanggung jawab. Tentu saja bebannya yang terukur dan tidak memberatkan”. ujarnya

Menurut Kiai Samsul Ma’arif, “tidak ada kader yang hebat kecuali diniatkan untuk berkhidmat (layanan), sebaliknya tidak ada khidmat yang baik kecuali dilandasi niat ikhlas.”

Diharapkan, Pendidikan kader bisa menciptakan regenerasi untuk berjalan bersama mencapai tujuan organisasi. Para alumni pengkaderan inilah yang disiapkan akan menjadi motor penggerak organisasi pengurus NU baik dari tingkat ranting, pengurus wakil cabang, pengurus cabang, pengurus wilayah, maupun pengurus pusat.

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *