Nahdlatul Ulama atau NU didirikan pada 16 Rajab 1344 H atau 31 Januari 1926 di Surabaya, Jawa Timur. Berdasarkan kalender Hijriah, NU berusia 102 tahun pada tahun ini. Namun jika berdasarkan tahun Masehi, NU akan berusia 100 Tahun pada 31 Januari 2026. Hari ini NU menjelma menjadi salah satu organisasi berbasis keagamaan terbesar di Indonesia. Hingga hari ini pula, publik memberikan apresiasi terhadap kiprah NU sekaligus terus menanti kontribusinya untuk negeri ini.
Persepsi publik tercermin dalam hasil jajak pendapat oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN NU ) PCNU Jakarta Barat yang terselenggara pada 6-10 September 2025. Survei ini melibatkan 348 responden di Kota admistratif Jakarta barat. Jajak pendapat merekam beberapa kata kunci yang muncul pertama kali dalam benak responden (top of mind) tatkala mendengar “Nahdlatul Ulama”.
Bagian terbesar reponden(68,48%) menyatakan NU merupakan organisasi islam. Dari sini tampak bahwa sebagaimana sejak didirikan hingga saat ini, NU tetap dipandang publik memegang teguh marwahnya sebagai organisasi yang berlandaskan gerakan pada nilai-nilai agama Islam.
Yang menarik berdasarkan data riset, terdapat responden(16,05%) menyatakan bahwa NU “adalah atau identik” dengan Gus dur, dan juga terdapat (23,28%) menjawab bahwa NU adalah ajaran Islam.

Aswaja di jakarta Barat sangat Kuat
Dalam perkembangannya, meskipun terus berpegang teguh pada landasan ideologi agama, NU tidak hanya berkutat dalam dakwah sempit. Sebaliknya, NU mencoba memberikan kontribusi terhadap Indonesia melalui berbagai kegiatan di bidang sosial, kebudayaan, dan ekonomi.
Jajak pendapat LTN PCNU merekam pula pengakuan publik 95,95% mengaku berfaham aswaja yang identik dengan NU.

METODE PENELITIAN
Pengumpulan pendapat melalui kuisioner dengan pertanyaan tertutup & wawancara langsung yang dilakukan oleh Tim Survei LTN-PCNU Jakarta Barat pada 6-10 September 2025. Sebanyak 348 responden dari 8 kecamatan yang ada di Kota Admisnistratif jakarta Barat. Sampel ditentukan secara acak, sesuai proporsi tiap kecamatan. Menggunakan metode ini, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, margin off error ± 5 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Meskipun demikian, kesalahan diluar pengambilan sampel dimungkinkan terjadi. Jajak pendapat sepenuhnya dibiayai oleh PCNU Jakarta Barat.
















