Pada Bulan november terdapat dua ivent besar yang diperingati oleh masyarakat indonesia yaitu hari pahlawan dan hari guru. Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran atau pejuang yang gagah berani. Secara umum, pahlawan adalah sosok yang berjasa besar bagi bangsa dan negara, rela mengorbankan segalanya demi kepentingan bersama, serta menginspirasi orang lain untuk berbuat lebih baik.
Dalam konteks kebangsaan: Seseorang yang dijuluki pahlawan karena jasa-jasanya dalam memperjuangkan negara dan bangsa, seperti memperjuangkan kemerdekaan. Dalam konteks modern: Bisa juga merujuk pada individu yang telah berjasa dan berkorban di bidang lain untuk kepentingan masyarakat luas atau negara, seperti yang diatur dalam kriteria pemberian gelar pahlawan nasional di Indonesia.
Pada 10 November 2025, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada beberapa tokoh NU, termasuk KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Syaikhona Muhammad Kholil atau yang biasa di panggil mbah Kholil dikalangan NU. Mereka termasuk dalam daftar 10 tokoh bangsa yang menerima gelar tersebut, dengan Gus Dur dianugerahi atas jasanya memperjuangkan demokrasi dan pluralisme, dan Syaikhona Kholil atas perannya yang melahirkan banyak ulama besar.
Pun demikian,Guru juga disebut sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa” karena dedikasi mereka yang tulus dan tanpa pamrih dalam mendidik generasi penerus bangsa tanpa mengharapkan imbalan materi yang besar. Perjuangan mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk karakter, dan menanamkan nilai-nilai moral memiliki dampak yang mendalam, meski seringkali tidak terlihat atau dihargai secara finansial.
“Guru digugu dan ditiru” adalah filosofi pendidikan Jawa yang berarti seorang guru harus bisa dipercaya dan dipatuhi perkataannya (digugu), serta diteladani sikap dan perbuatannya (ditiru). Makna ini menekankan peran guru sebagai panutan yang ucapan dan tindakannya memberikan teladan bagi siswa dalam membentuk karakter.
Tugas dan peran guru tidaklah ringan , tugas guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Guru juga berperan sebagai motivator, fasilitator, administrator, evaluator, inspirator, dan teladan dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik agar dapat tumbuh menjadi manusia yang mandiri, bertanggung jawab, dan berguna bagi masyarakat.
Betapa berat tugas guru karena mencakup berbagai tanggung jawab kompleks seperti mendidik, mengajar, melatih, serta melakukan tugas administratif dan pembinaan karakter siswa sejak usia dini. Selain itu, beban kerja yang berlebihan dapat menyebabkan stres dan kelelahan, sementara tuntutan dan evaluasi yang ketat dari berbagai pihak menambah tekanan mental yang signifikan bagi guru.
Kriteria guru menurut Imam al-Ghazali
Teladan dan Akhlak Mulia: Guru harus menjadi contoh yang baik dalam ucapan dan perbuatan, serta memiliki akhlak yang terpuji.
Keikhlasan: Mengajarkan ilmu semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT dan tidak mengharapkan imbalan dari muridnya.
Keterikatan dengan Ilmu: Guru harus terus belajar dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan agar dapat memberikan informasi yang akurat dan relevan.
Sayang dan Simpati: Memberikan bimbingan dengan penuh kasih sayang, simpati, dan empati kepada muridnya.
Memahami Murid: Menyesuaikan cara mengajar sesuai dengan batas kemampuan pemahaman murid, dan tidak memberikan pelajaran yang di luar jangkauan pemahaman mereka.
Kemampuan dan Kesempurnaan Akal: Memiliki pengetahuan yang mendalam dan akal yang sempurna untuk bisa mendidik dengan baik.
Kuat Fisik: Memiliki kekuatan fisik yang cukup untuk melaksanakan tugas mengajar dan mengarahkan murid.
Bukan Sekadar Pengajar: Guru adalah pendidik yang tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membentuk kepribadian dan karakter murid menjadi pribadi yang beretika tinggi.
Akhirnya kami sebagai anak muridmu mengucapkan Selamat Hari Guru & mendoakan yang terbaik untuk guru-guruku terkasih, semoga Allah memberikan ampunan dan rahmat, kesehatan dan kesabaran, serta agar ilmu yang diajarkan bermanfaat. Dan semoga guru-guru kami selalu dimuliakan, dilapangkan hatinya, dan agar murid dapat menjadi generasi yang berakhlak baik dan menghargai jasa guru.

















